Molas Kala Rana II Endang Bambu dan Ino Sengkang II moment Tunangan 25 April 2020
Aku mencintai seorang wanita,
dengan perisai balibelo indah di atas kepalanya. Wajahnya, elok nan manis
memancarkan cahaya misteri embun pagi. Wajahnya yang ramah mengalirkan cinta baru
kehidupan. Aku memeluk jiwanya. Musim semi kehidupan telah tiba Hatiku bersukaria dan jiwaku bersorak-sorak. Malam
ini (Sabtu 25/04/2020), di bawah cahaya taga wulang, kami meracik kisah cinta ini.
**
Dalam kabut taga wulang yang
pertama
Aku melihat seorang Gadis menari
pada bulan
Dengan seribu tetesan bintang di
rambut
Ia memiliki jiwa yang suci dan
dan hati yang tulus.
Tubuhnya seperti mutiara dengan
keindahan yang tak terlukiskan
Dan Ia memiliki senyuman lembut
di bibir keindahan
Dan dari bibirmu meneteskan madu
murni
Dan putih kulitmu seperti salju
pegunungan Alpen
Dan sejuk bagaikan merpati matamu
Enu, Aku mencintaimu.
Ite seperti nada-nada lagu dalam
mimpiku
Ite adalah keabadian
Ite adalah kehidupan
Dan detak jantungmu ada dalam
jantungku
Dan napasmu di hadapan wajahku
Enu, Aku mengasihi engkau
Aku tidak dapat hidup tanpamu
Terlalu dalam aku Mencintaimu
Angin dan matahari tidak akan
merobek kulitmu
Aku akan membuatmu nyaman
**Molas Kala Rana oleh Ino Sengkang, editor Endang Bambu. Moment tunangan.
***ket: *Molas Kala Rana: Gadis cantik seperti sirih pinang
* Molas toe toto : Gadis Cantik Sekali
*Bali Belo : Perhiasan Kepala wanita
*Bali Belo : Perhiasan Kepala wanita
*Ite : sebutan penghormatan untuk seseorang.
*Taga Wulang : Bulan Purnama, menurut tradisi dan kepercayaan masyarakat Manggarai umumnya, orang Manggarai akan mendirikan rumah pada saat taga wulang diyakini akan membawa berkat dan rejeki. Begitupun dengan acara pertunangan kami berdua pada saat taga wulang.



Komentar
Posting Komentar