Doa Syukur untuk Kekasih II Ino Sengkang & Endang Bambu //Sabtu, 25 April 2020
Siapakah dia yang
muncul dari padang gurun, yang bersandar pada kekasihnya? Di bawah pohon apel
kubangun engkau, di sanalah ia mengandung dan melahirkan engkau. Taruhlah aku seperti
meterai pada hatimu, seperti cinta pada lenganmu, karena cinta kuat seperti
maut, kegairahan gigih seperti dunia yang mati, nyalanya adalah nyala api,
seperti nyala api Tuhan. Air yang banyak
tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkanya (Kid. Agung
8:5-7)
Ya Allah, alangkah dalamnya
Cinta, hikmah dan pengetahuan-Mu.
Tak terpahami
keputusan-Mu dan tak terselami Jalan-Mu.
Siapakah yang mampu
membaca pikiran-Mu?
Engkaulah yang Maha Tahu
Segala sesuatu berasal
dari Dikau
Ya Tuhan Yesus,
bimbinglah dan jagalah kekasihku Teofila Endang Mayasari
Ia akan mencintai aku
dan mengikuti aku dengan segenap hati
Sesuai dengan
kehendak-Mu
Ia akan menjadi milikku
dan aku menjadi miliknya
Sehingga kami menjadi
satu jiwa dan raga
Berkatilah pula, agar rasa saling percaya dan saling pengertian
Tumbuh di hati kami
berdua
Tuhan Yesus, Bunda
Maria dan Santu Yoseph hadirlah di
tengah kami saat ini
Kami telah mengikat dan menyatukan cinta kami
Aku yakin, dia adalah
hadiah-Mu bagiku
Dan aku hadiah dari-Mu
pula
Yang Kau berikan
padanya
Engkaulah Damai kami,
Engkaulah Kekuatan
kami,
Engkaulah Kebahagiaan
kami,
Engkaulah Pelindung kami
Engkaulah Sukacita
kami,
Ya Roh Kudus, Roh Cinta
kasih,
Tinggalah dalam akal
budi kami,
Agar pikiran kami jadi
jernih
Tinggalah di dalam hati
kami
Agar kami selalu
mewartakan cinta kasih
Engkaulah terang
dan kegelapan tidak ada
pada-Mu
Hadirlah di tengah kami
sebagai cahaya yang menerangi malam
Dan nyalakanlah hati
kami dengan api Cinta Kasih-Mu
Semoga terang-Mu
menerangi langkah hidup kami
Agar dengan terang-Mu
kami pun mampu menerangi hidup sesama kami. Amin
***
*Doa Syukur untuk
Kekasih oleh Ino Sengkang, editor kekasih hati Endang Bambu pada hari tunangan,
Sabtu, 25 April 2020.
*Terima kasih kepada
bapak Gabriel Genggang, (alm) mama Maria Masrselina Angela Dhengo dan mama
Yasinta Bambu, (alm) bapak Mateus Bambu; saudara/I, kedua rumpun keluarga
besar, serta semua pihak yang telah mendoakan kelancaran acara pertunangan
kami. Tuhan memberkati.




Komentar
Posting Komentar