Ledalero Gadis Kebijaksanaan, Wanita pujaanku|| puisi untuk kekasih jiwaku

Ledalero Gadis Kebijaksanaan


Malam ini aku kembali pada pangkuan mu
Merebahkan raga pada bantal dan selimut Jiwa
Berpelukan dalam sunyi dan remang lampu biara
Dan kuusap kembali wajahmu pada dinding kapela
O, Kekasih yang kusayangi dan kucintai
Ledalero Gadis Kebijaksanaan, wanita pujaanku

Ledalero Gadis Kebijaksanaan, Wanita pujaanku
Bangga kukenal dirimu
Belajar kebijaksanaan
Berbuah Pengetahuan
Bekal tuk masa kini
Beraksi dengan Hati
Bagi generasi Gereja dan Bangsa

Ledalero Gadis Kebijaksanaan, wanita pujaanku
Sinar matamu memancarkan seberkas kelopak Cahaya
Menerangi gelapnya hidupku yang tersesat dalam jaman
Menuntun kakiku berjalan pada rel kebenaran di jalan yang berlika-liku
Membawaku terbang  di atas Cakrawala
Menaburkan Sabda Literasi pada taman insan
Meraih mimpi, Cita dan Sukacita

Ledalero Gadis kebijaksanaan, wanita pujaanku
Kukenang Nama dan Jasamu  di hati ini
Rahim Filosofi kehidupan
Aku Mencintaimu
Hic et nunc, Ledalogos
Gadisku..,
Hiduplah Bersamaku Selamanya
Hingga titik cahaya Senja tiba


Ledalero, 06 Februari 2020 pukul 10.40 WITA
*Ledalero adalah Gadis kebijaksanaan yang kini menjelma menjadi manusia.
**Almamater tempat penulis mengenyam Menu Filsafat dan Teologi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Molas Kala Rana II Endang Bambu dan Ino Sengkang II moment Tunangan 25 April 2020

Rintihan Kesunyian telah Hilang II Ino Sengkang untuk Kekasih Endang Bambu