Sajak untuk Mama

Malam yang sunyi dan hening
Aku duduk di samping rumah abadimu yang suci
Memanjatkan syukur dan doa
Melantunkan lagu kidung bagimu
Oh Bayu senja, hembusan sang Ilahi

Aku tidak tahu
Apakah engkau mendengarkan kata-kataku?
Sebab kata-kataku berasal dari kalbu duka lembah yang dalam
Menangis bersama rinduku 

Aku ingin melihat wajahmu sekali lagi
Dengan kecantikan yang terpoles murni
Seperti kuncup bunga Bakung
Aku  ingin melihat senyuman mu
Yang menari-nari di atas pelangi warna-warni
Dan bibirmu yang bergetar dengan untaian doa-doa

Imanmu kokoh,
Rela berkorban,
Berkobar dalam kasih
Bersaksi dalam aksi
Melayani  sampai mati

Kebenaran


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Molas Kala Rana II Endang Bambu dan Ino Sengkang II moment Tunangan 25 April 2020

Rintihan Kesunyian telah Hilang II Ino Sengkang untuk Kekasih Endang Bambu

Ledalero Gadis Kebijaksanaan, Wanita pujaanku|| puisi untuk kekasih jiwaku