Kumpulan Puisi Celin Daputri ||Sahabat Pena Cakrawala NTT

          Guru
   Karya   Monika S.M Daputri


Kau pelitaku
Kau lilinku
Kau sang motivator andalanku
Kau pahlawan tanpa jasa

Tiada lafal seindah tutur katamu
Tiada penawar seindah senyummu
Tiada hari tanpa baktimu
Tiada rasa jenuh terpancar dari wajahmu

Kau memberi aku segudang pengetahuan
Kau pahlawan yang hanya memberi tak harap kembali
Kau mengajarkan aku arti hidup yang sesungguhnya

Berkatmu aku tahu aksara
Berkatmu aku paham logika
Dan aku bukan orang bodoh lagi
Terima kasih kuucapkan padamu guruku
Jasamu mencerdaskan Impianku



        Werang, 03 November 2019

**

Ayahku Pahlawan

    Karya   Monika S.M Daputri


Lihatlah kulit pahlawan itu
Berkeriput, tak semulus kala itu
Tataplah wajah pahlawan itu
Sudah tak setampan saat itu

Waktu demi waktu bahkan sampai saat ini
Pahlawan itu tak berhenti mendidik kami
Langkahnya tak pernah henti
Untuk membuka hati kami

Dia seorang perokok
Tapi enggan bertindak bodoh
Dia juga penikmat kopi
Katanya itu aspirasi

Dia tak berpartai
Yang nanti bisa jadi menteri
Dia hanyalah seorang petani
Yang hanya tahu tentang wanatani
Percayalah ayah keringatmu pasti akan kubalas

*Puisi Ayah Pahlawanku dibacakan pada penutupan bimtek Literasi di sman 1 Sanonggoang, Selasa 30 Oktober 2019.

****

Penikmat Senja
Karya   Monika S.M Daputri


Kumenanti datangnya sore
Kumenanti datangnya senja
Kumenanti datangnya kamu
Yang akan membawa sejuta kerinduan

Aku merindukan kehadiran senja dikala sore
Sama seperti aku merindukan kamu ketika malam mulai menyapaku

Senjalah yang mengajarkan aku arti sebuah kerinduan
Senjalah yang mengajarkan aku arti sebuah kesetiaan
Seperti kesetiaan senja yang menunggu datangnya sore

Bolehkah aku menikmati senja?
Dikala aku sedang merindukanmu
Bolehkah aku menatap senja  sama seperti aku menatapmu dari kejauhan?


**Penulis adalah siswi SMAN 2 Werang-Sanonggoang. Salah satu peserta bimtek Literasi di SMAN 1 Sanonggoang 29-30 Oktober 2019 bersama Media Pendidikan Cakrawala NTT. Sahabat Pena Cakrawala Manggarai Raya.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Molas Kala Rana II Endang Bambu dan Ino Sengkang II moment Tunangan 25 April 2020

Rintihan Kesunyian telah Hilang II Ino Sengkang untuk Kekasih Endang Bambu

Ledalero Gadis Kebijaksanaan, Wanita pujaanku|| puisi untuk kekasih jiwaku