Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

"Sayang" Satu Kata Untukmu || Creative Writting Ino Sengkang

Gambar
“Sayang” Satu Kata Untukmu  Tiba-tiba munculah sebuah percakapan yang menarik di pagi Rabu 01 April 2020.   Sayang boleh tidak duduk di sampingku. Ada bulpoint di sini dan tulislah satu kata untukku di kertas putih ini. Cukup satu kata saja. Tidak boleh lebih. Tidak sulitkan sayang, hanya satu kata. Ia satu kata saja sayang, tidak lebih dari satu kata. Bukan kalimat, hanya satu kata saja. Dengan suara lirih manja, Ia menatapku     Iiiih, sayang, kurang kerjaan saja. Kok   hanya satu kata saja? tentang kamu kan tidak dapat diucapakan dengan kata-kata, tidak ada seribu kata di kamus hati ini yang dapat mewakili perasaanku untukmu. Kedengaranya agak lebay tetapi begitulah fakta yang terjadi   ketika rasa tidak dapat berkata bohong. Apalagi hati yang berbicara. Ah..  Sambil menatapku dalam diam Ia menuliskan satu kata ini untukku. Ini sebenarnya rahasia, tidak boleh dietahui publik. Kata yang syarat makna. Kata yang biasa namun tidak biasa di...

Kasih || Puisi untuk Kekasih Endang Bambu

Gambar
Kasih || Di penghujung   Maret Ku ingin Melukis wajahmu dan menikmati rembulan di Lembah keheningan malam Kembali, ku dihantar embun pagi seperti dua bola matamu menatap tanpa henti pada jalan kabut yang sunyi beriringan muncul di balik selimut hati Aku telah menemukan cintaMu Yang maha luas dan maha Agung Yang luhur  nan  mulia dengan kelembutan hati, kupuja namaMu Aku mencintaimu dalam segala Kesederhanaanku dari  napas pertama fajar  purnama dan di musim semi hatiku  berbunga dan di musim panas jiwaku membara Hingga gugur layu bersama angin Senja Terlalu dalam Aku Mencintaimu, Kasih. -- 31 Maret 2020 *Puisi untuk Kekasih, Kasih *Endang Bambu

Untukmu Kekasihku " Karya Endang Mayasari

Gambar
Untukmu Kekasihku Ino Sengkang Awan kolumbus pertanda hujan deras. Gemuruh dan percikan cahaya petir pasti akan tiba. Gelap mencekam. Udara panas kota kupang seolah membakar raga yang fana ini. Begitu pun angin kencang kejar-kejaran diantara rimbunan pohon mangga. Keringat berhamburan, menetes, bercucuran membasahi pipi bagai terpanggang api neraka di atas tungku batu karang.  Tiba-tiba suasana berubah. Sunyi. Angin kencang berubah menjadi hembusan simphony. Sejuk. Nada pesan Whatsapp khusus dari kekasih berdering. Tak sabar kubuka sebuah diary tertulis 10 Maret 2020, pesannya demikian:   Aku sama sekali tidak mengenal rasa yang begitu membelenggu ini  Semenjak pertama kali aku bertemu dan mengenalmu.   Engkau adalah sosok lelaki sejati untuk menjadi pasangan hidupku.   Engkaulah kado terindah yang dititipkan Tuhan untuk selamanya hidup bersamaku    Engkau selalu menghiasi dan mewarnai setiap jalan hidupku....