Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019
    Seberkas Cahaya Ia bukan Tuhan Bahkan bukan malaikat Ia lilin yang mampu menerangi seribu insan di dalam gubuk sederhana yang gelap gulita Ia ku-ibaratkan bumi yang mampu  menampung ratusan, jutaan, ribuan kaki Yang berpijak di dalamnya Ia ku-sepertikan mana sumber hidup untuk kehidupanku Huh....aku sudah kehabisan kata-kata Untuk mendeskripsikan tentang dirimu Aku kehabisan tinta dan kanvas untuk melukiskan wajahmu yang tulus Akh Senja tidak akan pernah hadir Kalau tidak ada fajar yang mengawali hari-hariku Hmmmm Senja ialah aku Gubuk sederhana ialah lembaga pendidikan-ku Seberkas cahaya dan fajar yang aku maksdud ialah GURU... Ia tak pernah kenal lelah Apalagi putus asa... Selalu membagi dan memberi apa yang di miliki Tidak memandang kepada siapa ia akan memberi Tetapi satu tujuan intinya ialah: agar apa yang diberi dapat bermanfaat bagi yang menerimanya Ialah aku sebagai anak didiknya..... Guru.... Senyum-mu adalah bahagia-ku S...
Keheningan Berjalan menyusuri gelapnya malam Tapak kehidupan melangkah pasti  di atas Bebatuan Licin dinodai lumpur Roda perjuangan melintas Kuambil telpon genggamnya SwmbaSe tersenyum Mendengar suaramu Menemani malam yang sepi

Mutiara Asmara || Ino Sengkang

Gambar
Mutiara  Aku berjalan di atas samudera hati maha luas Menyeberangi lautan rindu yang kian membuas  Menggapai batas Pantai kehidupan Liangloga   Bersama perahu Cinta merajut Asa anak bangsa Tiba-tiba  suaramu menggema dari dasar lautan Merobek gendang telinga Jiwaku  Aku terbangun  Terngiang  wajah manismu Terbang mengepakan sayap-sayap   Di atas Cakrawala jantungku  Ah.. Gelora asmara  tersenyum berkilauan Apakah kamu menitipkan sebutir mutiara rindu Untukku?   Ataukah Jiwaku yang tenggelam dalam dasar lautan hatimu?  ♥️❤️ 17 November 2019 ** Duc In Altum.. Puisi untuk Kekasih, Mutiara Jiwaku. Catatan perjalanan dari Bari menuju L. Bajo.

Tuhan Baik dan Adil

Tuhan... Baik dan Adil _________ Banyak macam kejadian yang ada Pahit sakitnya hidup ditempa kerasnya dunia jika kamu yakin Tuhan itu baik Kamu akan baik-baik saja Tuhan selalu menempatkan diri dipersangkaan hamba-Nya Pada kehidupan yang padamu pikir Tak pernah menyuguhkan Indah dan bahagia Dirimu yang seakan-akan Korban satu-satunya Tapi nyatanya Kamu masih sanggup berdiri Kemudian tersenyum Meskipun dengan isak tangis yang tersisa Tuhan begitu adil Tak mungkin Seluruh hidupmu adalah nestapa Segala yang terjadi Tak pernah luput Dari skenario menakjubkan Hasil karya-Nya Kamu bisa mengharapkan Banyak hal baik Tapi tak kunjung Dia berikan Malah sebaliknya yang kau terima Percayalah bukan Tuhan salah Bukan kamu diabaikan oleh-Nya Hanya saja kadang Apa yang kau pikir baik Belum tentu baik Dimata Tuhan Begitulah sebaliknya •By°Welni Tresiyani Muni• Selasa,05 November 20k9 #TuhanBaik 🤗        #TuhanAdil🤗 #SalamLiterasi👆  ...

Celin Lembor Selatan. . Belum edit

Berkelana Aku merajut mulai dari benang Aku bermimpi mulai dari tidur Aku berlari mulai dari berjalan Aku menang dari kekalahan Menggenggam angan Melintasi sepi sunyi Sesosok ahli mulai bersuara Mengabadikan perjuangannya Aku berkelana ke negeri asing Tekadku tak pernah pudar Menatap langit penuh harapam Karena aku sedang berkelana Sunyi adalah sahabat malam Yang di baluti kegelapan Cahaya pelita hadir Masuk ke setiap lorong tersempit Aku berkelana Menempuh hidup penuh lika liku Mengisi kehampaan bumi pikiranku Melangah jauhhhh         Aku berkelana... Aku lahir sebagai pemenang...   Kursi duduk,03 November"19         "Greeting Literacy NTT"

Rindu untuk Cakrawala-NTT || Mamba-Elar Selatan*Sahabat Pena Cakrawala NTT

Gambar
SURAT RINDU UNTUK MPC NTT Karya Elizabeth Dalima Banur Aku mendapati  seluruh bagian jiwaku tak karuan Disebabkan oleh rindu yang menorehkan perih yang menghujam jantungku Membuat hatiku menanggung luka. Tuan... Aku ingat dengan pertemuan kita Kukenang secangkir percakapan pada suatu senja yang layu saat itu Kita duduk bersama di atas rumput pancasila yang tumbuh rapih di depan sekolahku. Kita saling cerita, berbagi pengalaman, lalu kita tertawa bersama Tuan ... Tak adakah waktumu untuk mengunjungiku? Aku sudah kehabisan kata-kata ketika puisiku tak lagi bermakna Kata-kata dalam puisi rindu selalu menggema pilu dalam jiwaku. Kuberitahu ya,.. Majalah dinding di depan sekolahku dipenuhi dengan coretan rindu untukmu . Nyanyian rindu mereka melengking Hingga memecahkan kesunyian Cakrawala, adakah rindu untukku? Mamba-Elar Selatan, Rabu, 30 Oktober 2019. *Penulis adalah siswi SMAN 3 Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur. Sahabat Pena Cakrawala NTT ini m...

Kumpulan Puisi Celin Daputri ||Sahabat Pena Cakrawala NTT

Gambar
          Guru    Karya   Monika S.M Daputri Kau pelitaku Kau lilinku Kau sang motivator andalanku Kau pahlawan tanpa jasa Tiada lafal seindah tutur katamu Tiada penawar seindah senyummu Tiada hari tanpa baktimu Tiada rasa jenuh terpancar dari wajahmu Kau memberi aku segudang pengetahuan Kau pahlawan yang hanya memberi tak harap kembali Kau mengajarkan aku arti hidup yang sesungguhnya Berkatmu aku tahu aksara Berkatmu aku paham logika Dan aku bukan orang bodoh lagi Terima kasih kuucapkan padamu guruku Jasamu mencerdaskan Impianku         Werang, 03 November 2019 ** Ayahku Pahlawan     Karya   Monika S.M Daputri Lihatlah kulit pahlawan itu Berkeriput, tak semulus kala itu Tataplah wajah pahlawan itu Sudah tak setampan saat itu Waktu demi waktu bahkan sampai saat ini Pahlawan itu tak berhenti mendidik kami Langkahnya tak pernah henti Untuk membuka hati kami ...