Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Mereka Bertekun Sehati dalam Doa || Homili RD. Oriol Dampuk, Minggu Paskah VII

Gambar
*“Mereka semua bertekun  Sehati dalam Doa” (Kis. 1:14)   (Ket Foto: Buku Doa Sama-Sama karya Ino Sengkang**) “Berdoalah seolah-olah semua bergantung pada Allah. Bekerjalah seolah-olah segalanya bergantung kepadamu” – St. Agustinus Setelah Yesus naik ke surga, para murid berkumpul dan berdoa bersama. Mereka berdoa agar dijauhkan dari para penjajah. Selain itu, mereka berharap akan kedatangan Roh Penghibur yang telah dijanjikan Yesus. Mereka tidak dapat lagi memandang Yesus secara fisik namun iman mereka bertumbuh demi keselamatan diri mereka. Mereka berserah kepada Tuhan. Bertekun berarti menyediakan ruang dan tempat bagi Yesus. Sehati berarti iman mereka diarahkan pada Tuhan sendiri dengan keyakinan bersama. Mereka menantikan peristiwa luar biasa. Kebersamaan ini bukanlah sebuah perlawanan untuk melawan bangsa Romawi melainkah satu kesatuan iman akan Kristus. Dengan berdoa pula, mereka melanjutkan karya keselamatan Allah bagi semua orang. Doa adalah jalan menuju kede...

MataMu, Mata Sunyi II untukmu Kekasih Endang Mayasari Bambu II Ino Sengkang

Gambar
                                                             MataMu, Mata Sunyi  Aku memanggilmu saat fajar merekah Ketika mata alam pagi   tersenyum   manis Di balik bukit Mamba, Tuhan membangunkanmu “Mendekatlah padaku, Mendekaplah di dadaku, di dekat jantungku: Kau adalah fajar pagiku   Cahaya mataMu telah menyebarkan butiran benih cinta dalam jiwaku Hangat terasa, kami akhirnya bersatu dalam cinta  Semuanya milikMu Semuanya untukMu Aku adalah MilikMu Dan segala milikku adalah MilikMu          Peluklah Aku        Jiwaku menantiMu          Berikan aku hatimu        Kuberikan juga hatiku        Aku milikMu satu-satunya Anugerahilah kiranya   roh...