Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Rumah Impian|| Puisi untuk Kekasih || di Rumah Impian, Aku Merindukanmu

Gambar
                  Rumah Impian Aliran sungai memercik kesunyian siang di kota Dingin Mengalir tanpa hentinya Seperti aliran darahku yang memberi kehidupan untukmu Begitupun cintaku terus mengalir untuk membasahi hatimu Aku pernah mengimpikan Akan memiliki rumah yang sederhana Namun kaya akan kebahagiaan dan cinta Beratapkan ijuk kebaikan Bertiangkan balok-balok kepercayaan Dindingnya dari doa Menaungi Panas Menyelimuti  malam yang sunyi. Rumah impian ya, Rumah Cinta kita Dikelilingi Pepohonan yang hijau dan rindang Tempat kita bernaung sambil Bersendagurau menikmati secangkir kopi Colol* Diraciki gula kolang*  pemanis rindu Di depannya terdapat petak-petak sawah berjejer rapih Ditumbuhi padi sebagai sumber kehidupan kita kelak                       Dan Aku menginginkan kita bersama Menuai panenan cinta kita dengan sukacita Aku kembali ke ruang hati...

Kidung Cinta|| Menjadi Sepadan || Ino Sengkang

Gambar
                           Kidung Cinta Merawat bukan melukai Menjaga, mengasuh bukan memukul, Bukan mencederai atau menyakiti Menjaga kekudusan Menjadi imam Mengembalakan domba di jalan Tuhanmu Mengisi hatinya dengan pikiran Kristus Memberi makanan untuk roh dan jiwanya Dengan perkataan baik & cinta kasih Rela hati dan Sabar adalah sebuah harapan Bertanggung jawab secara totalitas Kesepadanan bukan ditemukan Tetapi dibangun Komunikasi, tukar pikiran akan membuat Jiwamu sepadan Biarlah Hatimu jadi sumber Kebenaran Bertumbuhlah dalam iman, harap dan kasih Komitmen dalam tugas & pelayanan Hiduplah Bijaksana Penuh kelembutan Peluklah jiwanya Dan biarkan Ia tertawa Bahagia Karena Hatinya penuh dengan Cinta Jadilah rumah yang sederhana tempat jiwanya berteduh nyaman, dicintai dan dihargai Hormatilah mereka (Ia) sebagai teman pewaris dari Kasih Karunia Yaitu kehidupan Supaya d...

Benih Literasi NTT Bangkit || Ino Sengkang

Gambar
Benih Literasi NTT Bangkit || Ku sambut pagi yang cerah Secerah wajahmu dan cahaya fajar yang lembut Selembut hatimu Menyampaikan rasa penuh Rindu Aku sudah sebulan dua minggu  di kotamu Labuan Bajo Kota yang indah dengan fatamorgana Keindahan surgawi alam yang menakjubkan Kota yang selalu tersenyum dibalut sunset Merah merekah kala mentari mencondong ke Barat Sungguh senja yang indah Terpancar dari tepian bibir cendekiawan Muda Ilmu dan pengalaman yang menggetarkan jiwa Hari-hariku penuh warna Minggu berganti Minggu sungguh berkesan Melintasi jalan yang licin dan bebatuan tajam Penuh  warna senyuman manis Kejutan tsunami potensi anak bangsa yang terpendam kini sirna  Aku ingin selalu di sini Tinggal di sini 1000 tahun lagi Bersama Media Pendidikan Cakrawala NTT Kita taburkan benih Literasi Menyambut Generasi Emas NTT 2050 NTT Bangkit SDM Unggul Indonesia Maju Manggarai Barat, 07 Desember 2019*puisi Ino Sengkang Kemah Literasi Komunitas...

Epifani Alam|| Liburan diselimuti Alam yang Sejuk|| Ino Sengkang

Gambar
        Epifani Alam  Perusakan lingkungan adalah dosa Ekologis Keindahan dan keutuhan lingkungan dimusnahkan oleh Manusia Hindari sistem ekonomi masa kini yang mengeksploitasi alam Sebab Epifani Alam adalah penampakan Wajah Allah Pencipta Pohon, Tanah, Air, udara Kita Indah, mari jaga dan Lestarikan Serukan, tolak pertambangan Gaungkan, cegah penebangan hutan Mari Beraksi, selamatkan lingkungan Mari Bersaksi, Wujudkan Alam yang aman Alam semesta, saudara serahim Yang lahir dari rahim Ibu Pertiwi Yang tunas dari kelopak bumi Bahwa kita sama tercipta dari debu Dan lapuk kembali menjadi hamparan tanah Membenamkan diri dalam selimut Alam Membangun jiwa menenun Alam Manusia sebagian kecil  dari Alam Mari hidup damai dan Harmonis dengan Alam Agar terhindar dari Bencana Alam Lestari Alamku Lestari Lingkunganku Lestari Desaku Salam Rimbawan, 05 Januari 2020*

Cahaya Cinta|| Puisi untuk Kekasih||Ino Sengkang 01 Januari 2020

Gambar
        Cahaya Cinta Warna-Warni Hari Indah bersamaMu Menghiasi 365 hari yang telah kita Lewati Menapaki Tangga kehidupan yang panjang Padamu sederetan nada indah bergeming Melantunkan pujian menggema dalam ruang jiwa Padamu ketakutan telah mengubah kematian Dari Jantung lautan matamu yang bening Kau telah mengisiku dengan Embun Cinta Yang lahir dari langit surga hatiMu Kau dan cahaya Cinta adalah Kekuatanku  Jalan, Kebenaran dan Hidup Penyelamat dalam Kegelapan HadirMu membias seperti Bintang Kejora Bagaikan Cahaya Emas Jatuh dari wajah Matahari Menghalau derikan belenggu dan rintihan Gerhana Menumbuhkan Tunas Cakrawala di Gurun Pasir Sahara Ke Hati Fajar ku selalu Merindukanmu Ke Mata senja Kukenang Namamu Kau adalah Cahaya Cintaku 01 Januari 2020 *Puisi untuk Kekasih, Cahaya Cintaku.